Lengkap! Morfologi Batang Tanaman Kopi

Tanaman kopi merupakan tumbuhan menahun (Parennial) dan berbiji belah (Dicotyledoneae). Hal ini menandakan bahwa kopi memiliki batang yang besar di bagian pangkal dan mengecil ke bagian ujung yang paling atas. Tanaman ini juga mempunyai batang melintang yang berbentuk bundar (teres). Pada permukaan batang tanaman bisa ditemukan bagian kulit yang mati akibat sifat lepasnya kerak.

Tanaman kopi tumbuh secara tegak lurus ke atas. Di seluruh permukaan batangnya terdapat ruas-ruas atau buku-buku. Ruas-ruas ini muncul setiap pertumbuhan kuncup baru pada batang dan cabang. Susunan ruas-ruas ini pun cukup rumit.

morfologi-batang-kopi.jpg

Cabang-cabang pertumbuhan tunas baru yang tumbuh dari batang dinamakan tunas/cabang air atau wiwilan. Setiap tanaman kopi memiliki cabang dengan jumlah tertentu. Jika tidak dilakukan pemangkasan tanaman kopi secara berkala, batang kopi bisa mencapai ketinggian lebih dari 15 meter.

Sistem percabangan yang dimiliki oleh tanaman kopi agak berbeda dengan tanaman-tanaman lainnya. Tumbuhan bernama latin Coffea sp. ini mempunyai beberapa ragam cabang dengan karakteristik yang cukup unik. Setidaknya terdapa tujuh macam cabang yang dimiliki oleh tanaman kopi.

1. Cabang Reproduksi

Cabang reproduksi sering disebut juga sebagai wiwilan. Ciri-ciri cabang ini yaitu tumbuh secara tegak lurus. Cabang reproduksi tumbuh dari tunas reproduksi yang terletak di ketiak daun pada batang utama dan cabang primer, di mana setiap ketiak daun sanggup menghasilkan 4-5 tunas reproduksi. Karena memiliki sifat yang sama seperti batang utama, cabang reproduksi bisa menggantikan peran batang utama jika sewaktu-waktu mati.

2. Cabang Primer

Cabang primer dikenal pula dengan cabang plagiotrop. Pertumbuhan cabang ini dari batang utama dan cabang reproduksi. Setiap ketiak daun tanaman kopi mempunyai tunas primer berjumlah satu. Ciri-ciri cabang primer antara lain tumbuh secara mendatar dan kekuatannya lemah. Adapun fungsi cabang ini yaitu sebagai tempat penghasil bunga kopi.

3. Cabang Sekunder

Cabang sekunder juga berguna untuk menghasilkan bunga. Pada tanaman kopi, cabang ini tumbuh dari cabang primer. Artinya tunas yang dihasilkan oleh cabang primer dinamakan tunas sekunder.

4. Cabang Kipas

Pada tanaman kopi yang berumur tua kerapkali dijumpai cabang kipas. Cabang ini merupakan sejenis cabang reproduksi yang berkembang di cabang primer. Biasanya cabang kipas tumbuh di ujung batang dengan tingkat pertumbuhan yang cepat sekali.

5. Cabang Pecut

Cabang pecut ialah ragam lain dari cabang kipas. Cabang ini muncul jika cabang kipas tidak dapat membentuk cabang primer. Kendati demikian, cabang kipas tersebut mempunyai kekuatan yang cukup kokoh.

6. Cabang Balik

Cabang balik memiliki sifat dan fungsi yang sama seperti cabang reproduksi. Perbedaaanya cabang ini tumbuh secara tidak normal. Cabang balik biasanya keluar dari cabang primer dengan arah pertumbuhan menuju ke dalam mahkota tajuk.

7. Cabang Air

Cabang reproduksi yang mempunyai tingkat pertumbuhan sangat pesat disebut cabang air. Karakteristik dari cabang ini adalah ruas-ruasnya berukuran panjang, lunak, dan mengandung banyak air. Umumnya cabang ini berasal dari kuncup tidur atau kuncup liar.

0 Response to "Lengkap! Morfologi Batang Tanaman Kopi"

Posting Komentar