Enam Efek Samping Berhenti Minum Kopi

Apakah efek samping berhenti minum kopi? Kandungan kafein yang tinggi pada kopi membuat sejumlah orang begitu senang meminumnya. Hal ini karena kopi dinilai mampu meningkatkan daya ingat dan menambah kewaspadaan kepada para penikmatnya.

Namun karena alasan-alasan tertentu, beberapa orang berniat untuk menghindari minuman yang satu ini. Bagi mereka yang tidak terlalu addict terhadap minuman kopi, mungkin gampang saja menghindari minuman yang satu ini. Tetapi kasusnya akan berbeda manakala seorang penggemar berat kopi harus benar-benar meninggalkan minuman kopi.

efek-samping-berhenti-minum-kopi.jpg

Ada beberapa efek samping yang bakal dialami oleh seorang maniak kopi bila ingin berhenti minum kopi, di antaranya :

Efek 1 : Berat Badan Berubah Drastis

Tahukah Anda, minuman kopi mengandung kadar kalori yang tinggi. Apalagi bila Anda suka menambah gula yang banyak ke dalam minuman ini. Jadi ketika Anda berhenti mengonsumsi kopi, efek yang nyata ialah berat badan akan berangsur-angsur menurun sebab kalori yang masuk ke dalam tubuh berkurang. Tapi ada pula lho orang yang berat badannya justru naik karena nafsu makannya yang meningkat saat meninggalkan kopi.

Efek 2 : Kelelahan, Sakit Kepala, dan Perubahan Mood

Seorang yang terbiasa meminum 3-4 cangkir kopi setiap hari akan mengalami gejala mirip sakaw apabila memaksakan dirinya berhenti dari minuman ini. Beberapa efek yang bisa dirasakan meliputi kelelahan yang teramat sangat, sakit kepala yang cukup buruk, dan perubahan mood yang ekstrem. Gejala ini biasanya akan berlangsung dalam waktu sekitar 7-10 hari berturut-turut.

Efek 3 : Tidur Lebih Nyenyak

Apakah Anda terbiasa begadang dengan cara meminum kopi untuk menahan kantuk? Sekali-kali cobalah menikmati hidup dengan cara meninggalkan minuman yang mengandung kafein tinggi ini. Tanpa disadari, Anda akan mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik, nyenyak, dan pulas. Sehingga ketika bangun di pagi harinya, Anda bisa merasakan sehat dan bugar yang luar biasa.

Efek 4 : Merasa Tenang dan Kalem

Di satu sisi kopi mampu memicu pelepasan adrenalin yang membuat Anda merasa bersemangat dan menggebu-gebu ketika bekerja. Tetapi di sisi lain kopi juga bisa menyempitkan pembuluh darah dan meningkatkan tensi sehingga Anda bakal mengalami cemas dan stres. Nah, saat asupan kafein pada kopi dihentikan, perasaan cemas dan tertekan akan menghilang. Beberapa orang juga mengaku lebih rajin berolahraga ketika dia sudah meninggalkan minuman ini.

Efek 5 : BAB Menjadi Normal

Sudah menjadi rahasia umum kalau seorang peminum kopi gampang mengalami perut melilit. Semakin banyak kita meminum kopi, maka semakin sering pula frekuensi masuk ke toilet karena ingin buang air besar. Hal ini terjadi lantaran kafein sanggup mempercepat proses pencernaan di dalam tubuh. Jadi ketika Anda sudah tidak meminum kopi lagi, perut pun bakal merasa lebih nyaman.

Efek 6 : Kekurangan Antioksidan

Sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa kopi mengandung oksidan yang sangat berguna untuk menjaga kesehatan tubuh. Khususnya bagi para wanita, antioksidan ini dapat mencegah risiko kanker payudara. Berhenti meminum kopi akan menyebabkan asupan antioksidan di dalam tubuh berkurang. Untuk menghindari kemungkinan terburuk, ganti lah dengan memperbanyak konsumsi buah-buahan dan sayur-mayur.

0 Response to "Enam Efek Samping Berhenti Minum Kopi"

Posting Komentar