Cara Mencegah Tanaman Kopi dari Serangan Hama

Secangkir minuman kopi yang nikmat berawal dari usaha petani dalam menanam tumbuhan kopi tersebut. Tanaman kopi yang tumbuh dengan baik akan menghasilkan buah kopi yang berkualitas tinggi. Buah kopi tadi bakal berkembang secara sempurna. Di dalamnya terdapat biji yang menyimpan rasa dan aroma khas kopi. Jika diolah dengan mekanisme yang tepat, biji tadi akan berubah wujud menjadi bubuk kopi spesial yang siap untuk diseduh.
Mungkin Anda tertarik berbisnis kopi dengan menjadi petani kopi? Menanam kopi memang menjanjikan keuntungan yang melimpah. Apalagi jika kita melihat kondisi sekarang, di mana kopi termasuk salah satu minuman yang paling populer di dunia. Tetapi membudidayakan kopi pun memiliki risiko. Tanaman ini bisa diserang oleh hama sewaktu-waktu. Hal ini menyebabkan buah kopi menjadi rusak, kualitasnya menurun drastis, hingga potensi gagal panen.
cara-mencegah-tanaman-kopi.jpg
Orang bijak mengatakan lebih baik mencegah daripada mengobati. Sebelum tanaman kopi terserang hama, ada baiknya Anda melakukan upaya pencegahan terlebih dulu. Di antaranya yaitu :
AKAR
Akar tanaman kopi rentan terkena serangan hama nematoda. Hama ini senang menyerang akar-akar yang berukuran kecil dan halus. Paling banyak nematoda ditemukan pada tanaman kopi yang masih muda dengan rentang usia sekitar 1-2 tahun. Tanaman kopi yang terserang nematoda menunjukkan gejala-gejala awal yang meliputi tanaman berdiri miring, daun-daun menguning, ranting mengering, perakaran berkurang, dan banyak kulit akar yang mengelupas.
Upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah serangan nematoda pada akar tanaman kopi antara lain :
  1. Lakukan pengolahan tanah sebanyak 2-4 kali per tahun.
  2. Berikan pupuk organik yang mengandung cacing tanah.
  3. Gunakan pestisida Basamid G dan Curaterr 3G.
BATANG
Batang pohon kopi rawan sekali diserang oleh hama penggerek dari jenis kumbang. Misalnya seperti kumbang penggerek merah. Hama ini bisa dikenali dari ciri-ciri khasnya yaitu memiliki ukuran tubuh sampai 5 mm serta adanya bulatan warna kuning di dada dan perutnya. Pohon kopi yang sudah terserang oleh hama ini dipenuhi lubang-lubang di atas batang, lapisan kulit batang rusak, dan beberapa di antaranya patah. Posisi batang yang patah tepat di tempat yang dijadikan sarang oleh hama ini.
Pencegahan serangan hama penggerek batang bisa dilakukan melalui berbagai cara yang meliputi :
  1. Pemangkasan bagian cabang yang sudah terserang.
  2. Membuang cabang-cabang yang telah mati.
  3. Pemangkasan cabang lain yang letaknya dekat dengan cabang terserang.
  4. Mengurangi pohon naungan untuk mengendalikan penyebaran hama.
RANTING
Beberapa hama juga suka merusak ranting tanaman kopi. Hama ini biasanya mencakup hama penggerek ranting atau serangga bubuk dahan. Serangannya dilakukan dengan menggerek lapisan kulit ranting, lalu membuat lubang kecil di lapisan kayu. Selanjutnya hama ini akan bersarang di dalamnya. Serangan hama penggerek ranting umumnya hanya terjadi di musim penghujan saja. Sedangkan pada musim kemarau, hama ini tidak ada.
Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah serangannya yaitu :
  1. Membuang ranting yang terserang, lalu membakar sampai habis.
  2. Mengurangi pohon naungan untuk mengendalikan penyebarannya.
  3. Menggunakan pestisida yang tepat untuk mengatasi serangan yang sudah parah.
BUAH
Ada kemungkinan buah-buah kopi diserang oleh hama penggerek buah yaitu Hypothenemus hampei dan Stephanoderes hampei. Ini merupakan salah satu hama yang dapat menimbulkan dampak kerugian sangat besar hingga lebih dari 80 persen. Awalnya induk hama ini akan menggerek buah kopi lalu masuk ke dalam buah dan bertelur. Setelah telur menetas, larva akan memakan daging buah kopi. Hal ini mengakibatkan buah yang terserang menjadi rusak mutunya dan berlubang-lubang.
Anda bisa mengendalikan hama penggerek buah kopi dengan kiat-kiat sebagai berikut!
  1. Pasang perangkap yang dapat menarik perhatian hama untuk memasukinya.
  2. Kendalikan tingkat kelembaban udara di area perkebunan kopi.
  3. Gunakan pestisida organik untuk pengendalian tahap awal.
  4. Semprotkan pestisida Supracide 40 EC atau Bevaria P secara tepat.
DAUN
Hama yang sering menyerang daun, tunas, dan bunga kopi umumnya dari kelompok kutu. Kutu ini akan menghisap cairan yang ada di dalamnya sebagai makanan. Akibatnya adalah tanaman kopi tadi memiliki pertumbuhan yang lamban serta bagian-bagian tanaman yang terserang menjadi layu. Serangan pada bunga dan buah akan mengakibatkannya rontok sebelum waktunya. Karena kutu ini juga menghasilkan zat gula, serangannya dapat memancing kedatangan semut untuk ikut menyerang.
Pencegahan terhadap serangan kutu dapat dilakukan dengan cara :
  1. Memotong dan membuang bagian tanaman yang terserang.
  2. Mengaplikasikan pestisida Anthio 330 EC atau Servin 85 S secara tepat.

0 Response to "Cara Mencegah Tanaman Kopi dari Serangan Hama"

Posting Komentar